
Apakah Memiliki Rumah Membuat Kita Bahagia?
Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dampak kepemilikan rumah terhadap kesejahteraan subjektif di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indonesian Family Life Survey (IFLS) 2007 dan 2014. Untuk memperoleh estimasi yang komprehensif, penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan propensity score matching (PSM) untuk mengatasi bias seleksi dan ordered logit model (OLM) untuk mengestimasi efek heterogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan rumah secara umum berdampak positif dan signifikan terhadap kesejahteraan subjektif. Namun, pengaruh positif ini hanya signifikan secara statistik pada kelompok pengeluaran rumah tangga tinggi, sedangkan pada kelompok pengeluaran menengah dan rendah tidak signifikan. Selain itu, pengaruh di wilayah perdesaan lebih tinggi dibandingkan perkotaan.