
Evaluasi Strategi Implementasi Manajemen Risiko pada Sektor Publik di Indonesia
Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen risiko di sektor publik yang belum banyak dibahas. Berbeda dengan sektor swasta, implementasi manajemen risiko di sektor publik masih jarang dibahas dalam penelitian. Pada penelitian ini, saya ingin melihat bagaimana strategi implementasi manajemen risiko pada sektor publik di Indonesia dengan menggunakan Kementerian PANRB sebagai objek penelitian. Argumentasi pemilihan Kementerian PANRB yaitu tugas pokok dan fungsi Kementerian PANRB sebagai motor perubahan dan pembina sekaligus evaluator reformasi birokrasi di Indonesia. Argumen tersebut diperkuat dengan dibentuknya Strategic Triangle Presiden, di mana Kementerian PANRB tergabung bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal melalui wawancara mendalam. Partisipan wawancara dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu Lini Pertama, Lini Kedua, dan Lini Ketiga sesuai konsep three lines of defense. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan objektivitas dan kualitas hasil penelitian.
Penelitian ini menggali bagaimana strategi implementasi manajemen risiko yang selama ini dijalankan dipengaruhi oleh tekanan institusional dan tekanan legitimasi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji tantangan apa yang dihadapi dalam mengimplementasikan strategi manajemen risiko serta strategi perbaikan apa yang dapat dirumuskan untuk meningkatkan kualitas implementasi manajemen risiko di sektor publik.